• 16 – 18 October 2019
  • Jakarta International Expo

Program Tol Laut Dibutuhkan di Wilayah Terpencil dan Terluar

Program Tol Laut Dibutuhkan di Wilayah Terpencil dan Terluar

Jakarta – Keberadaan program tol laut terus mendapatkan dukungan dan dibutuhkan oleh masyarakat di wilayah Tertinggal, Terpencil, Terluar dan Perbatasan (3TP). Masyarakat telah merasakan langsung manfaat keberadaan tol laut dalam penurunan disparitas harga dan konektivitas antar wilayah di Indonesia. Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, R Agus H Purnomo mengatakan, konektivitas di wilayah Indonesia Timur sangat dibutuhkan 

Komitmen Indonesia Atasi Sampah Plastik di Laut Dapat Apresiasi Dunia

Komitmen Indonesia Atasi Sampah Plastik di Laut Dapat Apresiasi Dunia

RMco.id  Rakyat Merdeka – Komitmen Indonesia dalam mengatasi sampah plastik di laut, yang salah satunya ditunjukkan dengan Aksi Nasional Gerakan Bersih Laut dan Pantai pada 12 September 2019, mendapatkan apresiasi dalam pertemuan The 12th Cooperation Forum (CF), di Semarang, Jawa Tengah, Selasa (1/10). Pada kesempatan itu, Indonesia menyampaikan bahwa aksi Nasional Gerakan Bersih Laut dan Pantai juga 

Sarat Penumpang, Pelayaran Badas-Surabaya Jadi Andalan

Sarat Penumpang, Pelayaran Badas-Surabaya Jadi Andalan

Mataram (Suara NTB) – Tingginya animo masyarakat sejak diresmikannya pelayaran perdana KMP Swarna Bahtera lintas Badas-Surabaya pada Minggu, 29 September 2019 lalu disebut menjadi pertanda baik bagi perkembangan moda transportasi laut. Khususnya untuk long distance ferry atau kapal feri jarak jauh di Sumbawa. Kepala Bidang Perhubungan Darat Dinas Perhubungan (Dishub) NTB, Ir. Asep Supriatna, menerangkan, tingginya animo tersebut 

Cooperation Forum Apresiasi RI dalam Mengatasi Sampah Plastik di Laut

Cooperation Forum Apresiasi RI dalam Mengatasi Sampah Plastik di Laut

Jakarta – Aksi Nasional Gerakan Bersih Laut dan Pantai yang digelar Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub mendapat apresiasi dalam pertemuan The 12th Cooperation Forum (CM). Sebelumnya, gerakan yang sama dicatat oleh Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai rekor dunia dalam pelaksanaan gerakan bersih laut dan pantai serentak di 228 lokasi. “Prestasi ini menunjukan bahwa isu pengurangan sampah plastik 

Indonesia Komitmen Keselamatan Awak Kapal Perikanan

Indonesia Komitmen Keselamatan Awak Kapal Perikanan

Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut B Pandjaitan mengatakan, Pemerintah Indonesia berkomitmen terhadap keselamatan awak kapal perikanan, antara lain, melalui persiapan dengan memiliki kemampuan sesuai standar. Standar tersebut, menurut Luhut, bukan hanya nasional saja, tetapi sudah masuk kepada standar Internasional. Diharapkan jangan sampai ada kru-kru atau awak kapal Indonesia diperlakukan tidak benar, mengingat bangsa 

Keselamatan Pelayaran dan Perlindungan Lingkungan Maritim Harus Jadi Perhatian Utama

Keselamatan Pelayaran dan Perlindungan Lingkungan Maritim Harus Jadi Perhatian Utama

SEMARANG, NMN – Keselamatan pelayaran dan perlindungan lingkungan maritim sudah seharusnya menjadi perhatian utama, tidak hanya bagi ketiga negara pantai, namun juga seluruh stakeholder dan pengguna Selat Malaka dan Selat Singapura ungkap Menteri Perhubungan Budi Karya  saat membuka pertemuan Cooperation Forum ke-12 yang berlangsung di Hotel PO Semarang (30/9). “Hari ini kita mengadakan Cooperation Forum yang 

Tol Laut Mendukung Pemenuhan Kebutuhan Masyarakat di Wilayah 3TP

Tol Laut Mendukung Pemenuhan Kebutuhan Masyarakat di Wilayah 3TP

Pemerintah berkomitmen akan terus hadir dan mengoptimalkan pelayanan tol laut untuk menjawab dan memenuhi harapan masyarakat Indonesia yang terus membutuhkan kehadiran tol laut khususnya di wilayah Tertinggal, Terpencil, Terluar dan Perbatasan (3TP). Adapun keberadaan program tol laut terus mendapatkan dukungan dan dibutuhkan oleh masyarakat di wilayah Tertinggal, Terpencil, Terluar dan Perbatasan (3TP) yang telah merasakan 

RI Siapkan Rp 853 M Buat Bikin Awak Kapal Berstandar Internasional

RI Siapkan Rp 853 M Buat Bikin Awak Kapal Berstandar Internasional

Jakarta – Pemerintah akan gelontorkan dana sebesar Rp 853 miliar untuk membuat awak kapal ikan Indonesia memiliki standar internasional. Hal ini dilakukan sebagai implementasi Perpres 18 tahun 2019. Perpres tersebut diterbitkan untuk mendukung penerapan Konvensi Internasional Standards of Training, Certification and Watchkeeping for Seafarers (STCWF) 1995. Konvensi ini mengatur standardisasi pelatihan hingga sertifikasi internasional bagi awak 

Standar Awak Kapal Ikan RI Kini Setara Dengan 28 Negara

Standar Awak Kapal Ikan RI Kini Setara Dengan 28 Negara

Jakarta – Pemerintah mengesahkan aturan mengenai standardisasi pelatihan dan sertifikasi bagi awak kapal penangkapan ikan. Standarisasi ini sesuai dengan Konvensi Internasional Standards of Training, Certification and Watchkeeping for Seafarers (STCW), STCW-F tahun 1995. Dengan standardisasi ini awak penangkap ikan Indonesia akan setara kualifikasinya dengan 28 negara yang juga menerapkan konvensi ini. Indonesia sendiri menerapkannya dalam Peraturan 

Pengamat Maritim: Pelaksanaan Tol Laut Harus Ada Pengawasan

Pengamat Maritim: Pelaksanaan Tol Laut Harus Ada Pengawasan

Surabaya, Beritasatu.com – Pengamat Maritim dari Institute Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Raja Oloan Saut Gurning, menilai, Pelaksanaan tol laut harus ada pengawasan inter-departemen. Artinya, tidak cukup pengawasannya dibebankan kepada Kementerian Perhubungan (Kemhub), melainkan juga berbagai pihak yang terkait dengan program Tol Laut, yakni Kementerian Perdagangan (Kemdag), Pemerintah Daerah (Pemda), Badan Usaha Milik Negara (BUMN) selaku pelaksana, 

Open chat
Powered by